Wednesday, October 26, 2005

Patah tumbuh, hilang berganti

Begitulah lumrah alam ini, setiap yang bermula pasti akan berakhir, setiap yang tumbuh akan patah, setiap yang hidup akan mati....

Pada hari isnin lepas, kelas kami telah dipertanggungjawabkan untuk mengendalikan majlis persaraan salah seorang lecturer IPBA iaitu Mdm Charanjit Kaur. Walau begitu banyak onak yang meranjau haluan, bahkan aral sering melintang ; namun majlis tersebut masih berlangsung dengan gemilang.

Aku telah dipertanggungjawabkan untuk memberi ucapan perpisahan mewakili Jawatankuasa Perwakilan Pelajar JPP dan semua pelajar IPBA.

Inilah teksnya....

Madam Charanjit Farewell Speech

Dr. Mohd. Sofi bin Ali, Director of IPBA, Mr Rijeng Jahet, Deputy Director of IPBA, our honorable guest; Mdm Charanjit Kaur, dear respected lecturers of IPBA and fellow friends.

Today, we are going to say goodbye to a very tremendous, fabulous educator. Not only we are going to say goodbye but we also want to say “thank you” and we want to wish you well.

And it's a bit hard to begin where we supposed to start because we have a lot of reasons to say “thank you”.

The first thought that comes to our mind is the sheer effort that you've put into everything you've done. No job is easy most of the time and some people would say teaching profession is never easy. But you've always prepared to put in the hard work.

We also wanted to thank you for the way you've always been around to offer your support. You know how to offer the right encouraging word, you're always able to give people a push in the right direction when they need it, and you've always been ready to give people a helping hand.

Above of all, we'd like to thank you for being a great person around. Whatever work you choose to do, it's always more enjoyable when you do it with people that you like. And we all like to have you around,

Mdm Charanjit, you possess a vast of knowledge and wisdom and you have taught us here. So I'm glad we have this opportunity today to tell you just how much you are mean to us, how much we admire you, and how grateful we are for you been the educator, the friend, and the special family member of us in your career as IPBA lecturer.

We all count ourselves lucky - - lucky to have you as an example, - lucky to have your guidance, - lucky to have your support.

We've shared some great memories, and we've been through some interesting times, and we've managed a laugh or two along the way.

We'll miss your very particular way of doing things, and we'll miss your good advices and the example you've set for the rest of us.

But let's not spend this time looking only backward.

We should also be looking forward, because you're about to start the other part of your life that can be most rewarding, if you make the most out of it.

Someone once said that wisdom is to know what to do next; virtue is doing it. You have managed both.

I can't tell you how much we respect and admire you for that. You still have years in you, and many years of wise deeds behind you. Madam Charanjit, you are the one that friends who care for and admire, and family who loves you.

You have accomplished so much, and I'm glad that now you have the chance to rest.

And now that your time has come for you to enjoy yourself, I want you to know that we wish you many happy years ahead.

This is the start of a new chapter for you. New things to be explored, new places to been, new things to be done. We hope you enjoy these days ahead of you. You deserve the very best that a retired life has to offer, and we hope you'll make the most out of it.
All the best,, and wish you a happy retirement.

Thank you, and God bless you.


Prepared and delivered by : Ahmad Fadzli Fauzi

Saturday, October 22, 2005

Baru dan baik


tak sampai 9 hari lagi aku akan bergelar seorang suami! pada mlm hari raya pertama iaitu pada 2 syawal, aku akan diijabkabulkan dengan permaisuri hatiku selepas isya'

bermacam buku dan kitab telah ku telaah. bermacam orang telah ku berbicara dan meminta pandangan. bermacam majlis telah kuhadiri dn telah kutadahkan jiwa dan telinga ini. Semua itu kubuat semata-mata untuk alam rumahtangga yang akan aku harungi kelak.

aku takut, takut tidak tertunai tanggungjawab, takut mensia-siakan insan yang kucintai, takut mengecewakan harapan ayah dan ma aku serta harapan ayah dan mak bakal isteriku. Setiap malam ku bangun dan sujud padaNYA agar aku diberi kekuatan untuk memimpin rumahtangga ku nanti menjadi ISTANA IDAMAN HATI.

tapi aku yakin dan pasti, walaupun bukan sedikit onak yg meranjau haluan, bahkan aral sering melintang namun keutuhan cinta dan kasih sayang diantara kami berdua disertakan dengan doa dan restu ayahbonda insya'allah kami akan menempuhi alam rumahtangga dengan jaya nanti..

Ganbate kudasaik!!!

Hari Lahir

Pada hari isnin 22 oktober 1979 bersamaan 30 zulkaedah 1399 iaitu lebih kurang 26 tahun yg lalu aku telah dilahirkan kedunia ini oleh ibuku yang tercinta Siti Haja Hj Said di Hospital Besar Kota Bharu.



Abg long ingin mengucapkan berbanyak-banyak terima kasih kepada ma. Abg long mintak maaf banyak2 jikalau abg long ada menyusahkan ma dan menyakitkan hati selama ini. Abg long akan berusaha sedaya upaya untuk menggembirakan hati ma....

Wassalam
ps ; terima kasih buat tunangku yang tercinta diatas saat2 yg membahagiakan dan hadiah yg begitu istimewa.

Saturday, October 08, 2005

Malam Pengantin

Kita pasti dirisik..
Pertunangan sejak azali..
Di hujung hidup nanti..

Berlangsungnya perkahwinanmu dengan maut..
Hantarannya..sakit dan nazak..
Tamu bertandang menghadiahkan esak tangis..
Pengantin dimandikan..

Dipakaikan baju cantik putih..
Wangian gaharu dan cendana..
Keranda jadi pelaminan..
Pengantin bersanding sendirian..

Di arak keliling kampung..
Berkompangkan azan dan kalimah kudus..
Akad nikahnya bacaan talkin..
Berwalikan liang lahat..

Saksi pula nisan-nisan..
Siraman air mawar..
Keluarga terdekat menepung tawar..
Tiba masa pengantin..
Menunggu sendirian..

Malam pertama bersama KEKASIH..
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan Dia menuntut janji..
Sucikah kita tatkala berpadu..

Pernahkah taubat sepanjang hayat..
Atau terkubur bersama dosa-dosa...
Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..

Bagaimana menjadi terkenal dalam sekelip mata?



Tentu semua mahu mengetahui bagaimana untuk menjadi terkenal kan? Mahukah anda menjadi terkenal? Bukan sahaja terkenal dikalangan penduduk bumi, bahkan terkenal dikalangan penduduk langit, malahan ikan dilautan dan haiwan di hutan pun menyebut-nyebut nama kita....

Caranya amat mudah ;

1. Ikhlaskan niat kerana Allah.
2. Tinggalkan perbuatan yang sia-sia dan lagha.
3. Tingkatkan amalan soleh (solat, mengaji alquran, sedeqah)

Proses tadi merupakan petikan dari sebuah hadis rasulAllah saw tentang kelebihan mengerjakan amal-ibadah khususnya dibulan ramadhan yang mulia ini. Insya'Allah saya akan sertakan hadis tersebut dalam entri lain.

ps: mintak maaf kat semua krn x update blog, sibuk dengan urusan2 maktab dn perkahwinan, tambahan pula lain x berapa elok..wakaka (^_^)